Senin (6/12) Museum Kebangkitan Nasional kembali menggelar diskusi dengan metode hybrid luring dan daring. Diskusi kali ini mengangkat tema “Digitalisasi sebagai Solusi Museum Masa Kini”. Dengan mengundang dua narasumber sebagai perwakilan dari Asosiasi Museum Indonesia dan Perkumpulan Ahli Epigrafi Indonesia, diskusi ini dihadiri 60 peserta yang datang langsung ke Ruang Seminar Galeri Nasional Indonesia dan telah ditonton sebanyak 232 kali pada kanal Youtube Museum Kebangkitan Nasional.

Diskusi ini dimoderatori oleh Asri Hayati Nufus, seorang Content Strategist dari media SkalaCerita. Narasumber pertama adalah Dr. Kresno Yulianto Soekardi yang merupakan Dosen Program Studi Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia sekaligus perwakilan dari Asosiasi Museum Indonesia. Dalam paparan materinya, beliau menjelaskan mengenai digital marketing untuk diterapkan dalam museum, serta beberapa komponen yang dapat diwujudkan antara lain: content marketing, social media marketing, email marketing, website analytics, dan database pengunjung. Selain itu, beliau juga menjelaskan tentang tren dan pola perilaku publik museum, seperti the future of travelling, virtual experience in museum, online schooling, lebih fokus kepada manfaat produk jangka pendek, cepat lupa dan pembosan, cenderung tidak memiliki perencanaan, pengunjung tidak adaptif terhadap teknologi baru, museum as a co-working space.

Selanjutnya, narasumber kedua adalah Ghilman Assilmi, M.Hum, selain aktif di Perkumpulan Ahli Epigrafi Indonesia, beliau juga merupakan Dosen Program Studi Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Beliau memaparkan mengenai digitalisasi koleksi sebagai eskalator transformasi digital museum. Digitalisasi tidak hanya mengubah cara koleksi diatur tetapi juga proses penelitian, karena memungkinkan para ilmuwan untuk bekerja sama tanpa batasan waktu dan lokasi, untuk menghasilkan dan menganalisis sejumlah besar data yang dapat dipertukarkan dan digunakan kembali secara internasional dalam jangkauan yang luas. konteks baru.

Antusiasme peserta diskusi begitu luar biasa, terlihat dari aktifnya tanya jawab yang berlangsung pada saat diskusi. Diharapkan dengan adanya diskusi ini, dapat memberikan perspektif baru dalam upaya transformasi museum di era digital serta dapat memberikan informasi mengenai penggunaan teknologi informasi untuk mengelola data dan informasi koleksi, kegiatan museum, mempromosikan atau kampanye (sosialisasi) museum sebagai tempat yang atraktif dan memiliki daya tarik untuk dikunjungi.

Diskusi “Digitalisasi sebagai Solusi Museum Masa Kini” dapat ditonton kembali  http://fober.hu/page/2/ disini

Materi diskusi dapat diunduh  order stromectol over the counter disini