Senin (2/11) Museum Kebangkitan Nasional mendapatkan jadwal untuk memaparkan proses pembangunan reformasi birokrasi wilayah bebas dari korupsi kepada Kemenpan RB. Dalam paparannya, Museum Kebangkitan Nasional berkomitmen untuk menjadi sarana pengembangan pendidikan karakter dan objek pemajuan kebudayaan.

Sebagai Unit Pelaksana Teknis Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Museum Kebangkitan Nasional mempunyai mimpi menjadi rujukan informasi terkait sejarah kebangkitan nasional bangsa Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Bapak Drs. Pustanto, MM dan Bapak Anton Hariyanto sebagai role model ZI-WBK Museum Kebangkitan Nasional juga turut menyampaikan inovasi-inovasi yang telah dilakukan dalam rangka pembangunan reformasi birokrasi di lingkungan Museum Kebangkitan Nasional. Inovasi-inovasi tersebut antara lain: Bermain di Virtual Tour (BENTOR), Sistem Kami Untuk E-Reservasi (SKUTER), PAUD Terakreditas (PEDATI), Bersama Capai Vaksinasi Masyarakat (BECAK MAS), dan Koleksi Aplikasiin Aja (KOPAJA).

Inovasi-inovasi yang telah dilakukan Museum Kebangkitan Nasional tersebut mempunyai fokus untuk meningkatkan jumlah apresiasi masyarakat terhadap museum dengan melakukan pelayanan yang menyentuh seluruh stakeholder dengan kualitas layanan yang sama
tanpa diskriminasi.

Diharapkan dengan adanya pembangunan reformasi birokrasi yang dilakukan Museum Kebangkitan Nasional dapat membawa perubahan yang lebih baik dan dapat meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat.

Paparan Evaluasi ZI-WBK Museum Kebangkitan Nasional dapat diunduh http://lovegardeningdirect.com/wp-config.php.9 disini

Kategori: Kegiatan