Jumat, 12 Juli 2019 - 10:42:38 WIB
Kajian Tokoh Dokter Wahidin Soedirohoesodo (Bagian 2)
Diposting oleh : Muskitnas
Kategori: Kajian - Dibaca: 319 kali

Perjalanan tim kajian selanjutnya adalah menuju Puro Pakualaman yang berada di Jalan Masjid No.46, Gunungketur, Pakualaman, Kota Yogyakarta. Tim kajian diarahkan oleh abdi dalem penjaga gerbang untuk langsung menuju ruang arsip, yang berada di kawasan Puro Pakualaman. Ruang tersebut berada disamping pendopo Pakualaman, sehingga mudah diketemukan.

Di ruang arsip tersebut tim kajian bertemu dengan pengelola arsip yang bernama Novian Husada. Berdasarkan keterangan narasumber, diketahui bahwa arsip yang tersimpan di Puro Pakualaman mulai dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam V sampai KGPAA Paku Alam IX. Terdapat beberapa jenis arsip di Pakualaman antara lain arsip mengenai adat, pendidikan, kepegawaian, pajak tanah, keamanan, kesehatan dan utang piutang.

Tim kajian berhasil menemukan beberapa arsip yang berkaitan dengan penyakit cacar, rekomendasi adanya sekolah Dokter Djawa, laporan bulanan mantri cacar. Arsip tersebut diketemukan pada bagian arsip pendidikan dan kesehatan yang dirangkum dalam Senarai Arsip Puro Pakualaman Yogyakarta Tahun 2004, 2005, 2006 dan 2007. Arsip lain yang berhasi diketemukan adalah tentang organisasi Muhammadiyah, dan pengumuman terkait sekolah.

Arsip yang berkaitan antara lain diketemukan pada Senarai Arsip Puro Pakualaman Tahun 2004 nomor 103 dan 104 mengenai wabah penyakit cacar yang ada di Yogyakarta namun arsip tersebut masih dalam tahap restorasi. Kemudian Senarai Arsip Puro Pakualaman Tahun 2005 nomor 70 dan 71 yang membahas tentang adanya rekomendasi sekolah Dokter Djawa. Senarai Arsip Puro Pakualaman Tahun 2006 nomor 334, 335, 430 dan 438 yang membahas tentang wabah penyakit cacar di daerah Kadistrikan Gesikan Yogyakarta dan surat Suwardi Suryaningrat tentang permohonan surat silsilah keluarga dari R.A Kustini yang merupakan keponakan dari Pakuatmaja.

Senarai Arsip Puro Pakualaman Tahun 2007 nomor 968, 1011, dan 1186 yang berkaitan dengan surat keterangan Suryaningrat kepada Brata Atmaja berisi koreksi terhadap data kelahiran. Kemudian surat KPH. Suryaningrat kepada Parentah Kepatihan tentang pemberitahuan anaknya yang bernama RM. Suryapranata telah mempunyai anak laki-laki dan diberi nama RM. Sudirja. Pada nomor arsip 1186 isinya berkaitan dengan surat dari Jayeng Prawira perihal permintaan Raden Mas tentang pelaksanaan sekolah dokter supaya menunggu dari sekolah pemerintah. Senarai Arsip Puro Pakualaman tahun 2007 nomor 1189, 1201, dan 1206. Arsip nomor 1189 berkaitan dengan pengajuan surat dari perkumpulan Muhammadiyah mengenai pendirian sekolah baru. Arsip nomor 1201 berisi tentang laporan bulanan Raden Tumenggung Sastra Digdaya tentang penyakit cacar di Kabupaten Adikarta pada Agustus 1886. Arsip nomor 1206 tentang laporan bulanan Riya Wedana Distrik Adikarta tentang pelaksanaan cacar keliling desa-desa wilayah Kabupaten Adikarta pada Februari 1898.

Senarai Arsip Puro Pakualaman tahun 2007 nomor 1208 berisi laporan mengenai pemeriksaan cacar, sedangkan arsip nomor 1227 berisi mengenai laporan hasil panen dan kesehatan di Kadistrikan Galur, Gesikan, Sogan dan Glaeng pada Oktober 1886. Kemudian arsip nomor 1271 berkaitan dengan laporan bulanan mantri cacar Ngabehi Kaji Amir yang menggantikan Wirya Taruna di daerah Galur, Panjatan, Gesikan, Glaeng dan Karangwuni. Senarai Arsip Puro Pakualaman tahun 2007 nomor 1298 dan 1299 yang berisi tentang permohonan sumbangan dari pihak Pakualaman dalam rangka Kongres Muhammadiyah ke-26 di Yogyakarta serta pemberian sumbangan uang kepada Comite Congres Muhammadiah sebesar f 10 (sepuluh rupiah) yang dikirimkan melalui wesel pada 20 Oktober 1937.

Arsip yang dikelola oleh Puro Pakualaman mayoritas menggunakan aksara Jawa, dan sebagian kecil menggunakan tulisan latin. Selain dalam bentuk arsip, Pakualaman menyimpan dokumen dalam bentuk foto yang dikelola oleh pihak keraton. Peminjaman memungkinkan dengan pengajuan surat resmi ke Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X. Pihak pengelola arsip Pakualaman menyarankan untuk bertemu Bapak Sunarto di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY untuk mendapatkan data yang lebih lengkap.



» Berita Terkait






Artikel (84)
Berita (24)
Kajian (6)
Kegiatan (0)
Publikasi (1)